Bintangku

Posted on 10th April 2011 in Feel Blue, Love

Aku terlambat bangun pagi ini. Tak sempat menyapa matahari. Air kran dingin sekali, water heater sedang bermasalah 2 minggu ini. Semoga aku tidak segera di dera penyakit rematik secepatnya. Dinginnya benar-benar menusuk tulang-tulangku. Tapi aku harus berangkat sekarang, meskipun hari ini libur. Tapi Dani sudah berjanji mengajakku ke pasar barang antik di Jl. Surabaya. Tentu saja ini di jakarta, bukan surabaya. Aku tersenyum sendiri.
“bre, cepetan dong. Kalo mo dapet harga pagi mesti buru-buru. Lagian tumben lo pake acara kesiangan”
Semalaman aku bercinta dengan bulan. Kami ngobrol sampai aku lupa kapan aku tertidur. Aku memandang pipiku yang memerah di cermin. Buru-buru ak semprotkan parfum di tubuhku untuk mengakhiri ritual berdandanku. Aku masih belum bisa menyembunyikan senyumku setiap mengingat percintaanku semalam. Bulan benar-benar memanjakanku.
“hahahaha pantes aja. Sudah buruan jemput gw, nyaris lumutan gw disinii!!”
Segera!!
Sewaktu aku berbelok di tikungan dekat rumahku aku melihat dua gadis berambut panjang dan pendek itu. Aku melambaikan tanganku sembari ku buka kaca jendela mobilku.
mau kemana kalian?
“eh kakak, kok kalian sih. Dari tadi aku sendiri lho.”
sorry kakak cuma menggoda kamu. Mau kemana? Bareng yuk.
“makasih kak. Aku tinggal nunggu taxinya nyampe kok. Mau ke bekasi”
ok deh kalo gitu, kakak duluan yah
Selama perjalanan menuju jalan surabaya aku menceritakan kisah dua gadis itu kepada Dani. Aku menertawakan diriku sendiri bagaimana imajinasiku nyaris porak poranda karena sebuah ide tentang hantu. Bagaimana mungkin aku bisa melihat hantu yang sedang berbicara dengan seseorang.
lalu siapa satu yang lain?
“gadis yang sama. Kamu sedang mendengarkan dia berbicara dengan dirinya sendiri. Imajinasimu sepertinya agak lebay.” Dani tergelak menertawakanku.
2 jam lebih kami mengelilingi pasar sekedar melihat-lihat. Dani membawa kamera andalannya, asyik menjepret tanpa menyadari terkadang dia kehilangan aku yang masuk ke toko lampu antik. Jika sudah begitu dia panik, menjengkelkan.
Aku pulang membawa 2 buah barang, lampu dan sebuah tembikar. Untuk di balkon.
Nyaris siang, dan aku kelaparan. Sedari tadi hanya teh botol yang masuk ke perutku. Kami mencari tempat makan disekitar situ. Dan menemukan sebuah rumah makan sederhana.
“saat ini dimana tempat yang paling ingin kamu datangi bre?”
Jogja.
“kenapa?”
Ada sebuah bintang yang hanya bisa dilihat dari bawah langit jogja. Bintang yang akan memberikan perlindungan untukku. Bintang yang cahayanya memberikan kenyamanan.
“kalo begitu, kita kesana minggu depan.”
Hmmmm.. Tidak bisa.
“kenapa? Karena bulan tak menginginkamu ada disana?”
Bukan. Karena aku telah mengecewakan bintang itu. Kami dulu pernah saling mengisi malam-malam kami bersama. Hingga aku diam dan menyerahkan jiwaku pada bulan.

“kamu jatuh cinta?”

Entahlah, dia teramat istimewa. Kami pernah mengalami masa-masa indah. Dan aku meninggalkan dia. Yah, aku mencintainya. Matahari selalu memberikan kabar tentangnya. Aku senang, dan itu cukup.

“mungkin nanti, kamu pasti bisa menikmati sinarnya”

aku tidak pernah berhenti berharap hari itu datang. Dan, dia memiliki tempat istimewa di hatiku. Bintang itu salah satu kepingan indah dalam kehidupanku.

“ayo pulang.”

comments: 9 » tags: , , ,

9 Responses to “Bintangku”

  1. marsudiyanto says:

    bintangku opo yo? :D

  2. Lidya says:

    semoga dengan sinarnya membawa bintang itu datang

  3. drupadi says:

    bintang hatiku opo bintang bangsaku … yeah… :D

  4. suryaden says:

    lha.. tenan mlebu kotak sepam.. uhuhuhu

  5. brendha says:

    Just dreamin darl..

  6. brendha says:

    Bintang kecil dilangit yang tinggi

  7. brendha says:

    Po yo tegel aku awakmu tak lebokke kotak

  8. ethie says:

    Ah, mosok sih yu bre adus isuk2 ngunu? ga mungkin beb..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Comment

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>