Dan, ak benci dibohongi. Bulan mencoba berbohong, dan aku menjadi galau.
“something happen darling?”
Aku hanya mampu mengangkat bahu dan kembali bersandar padanya. Kaos biru lautnya bertuliskan bite me!, dan tubuhnya sangat beraroma pria. Bagian kerah hingga dadanya sudah basah oleh airmata dan dan ingusku. Lengket.
“see? Kamu bikin aku harus mandi lagi. Itu ingus kenapa mendadak banjir sih?”
Ok, laki-laki ini membuatku tergelak dengan candaan yang canggung. Dia tau aku sedang tidak ingin becanda, tapi dia tetap mencoba. Aku tau dia selalu bisa diandalkan kapan saja.
I just tried to see the bright side. and believe me, I mean it a try.
“let it go. Believe me honey, jealous just a feeling that too much to love yourself. You better than that”
aku tau, itulah kenapa aku cerita sama kamu.
“lebih baik sekarang?”
sedikit. Anyway, menurut mu apakah bintang mencintaiku. Kamu tau, ak takut aku hanya ‘merasa’ dicintai.
“Dan apakah itu penting buatmu?”
Ketika tangan bersambut itu jelas menjadi sangat indah. But, aku rasa bukan hal penting. Aku cukup mencintai dia dengan seperti ini.
Ahh, aku terlalu lebay menguraikan galau.
“betulll, kamu memang ratu lebay.”
Kami berciuman hangat.