Dan kepuasan terjadi ketika diam di dalam diam.

Siapa yang paling tahu aku. Bukan siapapun selain aku yang memiliki jasad ini. Bahkan ketika orang yang paling dekat pun, merasa yang sudah bisa menebak isi hatiku, menjugde isi kepalaku, dan mampu menilai keinginanku pun tidak lebih dari sebuah prasangka yang dibenarkan sepihak.

Dan kepuasan masih bisa dinikmati dalam diam.

Ada yang tahu apa mimpiku? Bukan siapapun selain aku. Bahkan ketika orang yang paling dekat pun, merasa yang paling tahu apa kebutuhanku, keinginanku. Sama sekali tak terpikirkan apa mimpi terbesarku.

Dan diamku.. Ah sudahlah. Lebih baik diam dalam diam.