Diam di dalam diam

Posted on 5th December 2011 in kompromi

Dan kepuasan terjadi ketika diam di dalam diam.

Siapa yang paling tahu aku. Bukan siapapun selain aku yang memiliki jasad ini. Bahkan ketika orang yang paling dekat pun, merasa yang sudah bisa menebak isi hatiku, menjugde isi kepalaku, dan mampu menilai keinginanku pun tidak lebih dari sebuah prasangka yang dibenarkan sepihak.

Dan kepuasan masih bisa dinikmati dalam diam.

Ada yang tahu apa mimpiku? Bukan siapapun selain aku. Bahkan ketika orang yang paling dekat pun, merasa yang paling tahu apa kebutuhanku, keinginanku. Sama sekali tak terpikirkan apa mimpi terbesarku.

Dan diamku.. Ah sudahlah. Lebih baik diam dalam diam.

comments: 3 » tags: , ,

3 Responses to “Diam di dalam diam”

  1. Iman says:

    Dan saya pun terdiam ketika membaca postingan ini. Jadi bisa lebih memaknai apa itu diam walaupun “jujur” belum pernah bisa menikmatinya #bukancerewetlho #eh

  2. Alris says:

    Mimpi besarku: bahagia dunia dan akhirat.
    Salam

  3. dadik says:

    asyik.. teruslah diam ketika diam itu lebih bisa dinikmati oleh diri kita dan orang2 terkasih kita (minimal oleh keluarga)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Comment

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>